When in Rome (2010)

December 03, 2011
44 secs

flixster.com

Judul film ini sama persis dengan film si kembar Mary Olsen yang pernah tayang di TV, jadi saya sempat bingung.

Film komedi romantis harus diakui kerap menggunakan rumus yang sama. Maka sedari awal menonton, saya sudah menebak-nebak:

Oke, tokoh wanitanya (Beth Martin, diperankan oleh Kristen Bell) cantik dan sukses dalam karier. Pekerjaannya menarik, kurator seni modern. Mungkinkah ia punya masalah dengan bos? Atau naksir bos?

Teet. Bukan.

Ketika Beth berkata pada Celeste, bosnya (Anjelica Huston), bahwa ia akan menghadiri pernikahan adiknya di Roma dan tetap menangani pekerjaan dari jauh, saya menduga konfliknya adalah pertaruhan karier dan kehidupan pribadi.

Tet tot. Bukan lagi.

Sebenarnya sejak permulaan juga, saya sudah ‘terkecoh’ oleh adegan Beth bertemu mantan pacarnya. Memang sedendam dan sesakit hati apa pun seorang wanita, kadang mencelus juga bila bersua mantan kekasih yang bicara manis seolah-olah menyesal dan hendak membuka lembaran baru. Plot yang menarik, bauran legenda Italia yang unik (apalagi nama tokoh prianya Nicholas, mengingatkan saya pada sebuah novel yang baru selesai saya terjemahkan), dan masih banyak lagi kejutan menjadikan film ini bukan sekadar manis.

Kalau menyangka dikejar-kejar pria, apalagi lebih dari seorang, menyenangkan dan membanggakan, sebaiknya pikir dulu dan tonton film ini.

Oh ya, saya juga suka lagu-lagunya:)

Skor: 4/5

Editor

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

2 Responses for this article

  1. nita
    on
    December 4th, 2011

    saya lumayan banyak ketawa nonton film ini Rin, hihi… (padahal biasanya jarang kalo nonton komedi romantis, paling banter senyum-senyum).
    Kristen Bell ekspresi komedinya dapet banget :))

    • admin rinurbad.com
      on
      December 4th, 2011

      Iya Mbak, memang relatif beda dibanding film sejenisnya dan sangat menghibur:)