Terjemahan Kelewat Bebas

June 05, 2011
2 mins

Sewaktu membuka-buka arsip ‘latihan’ tiga tahun silam, saya menemukan cukup banyak kekeliruan dalam penerjemahan. Ini dikarenakan rem saya blong, mencoba memecahkan suatu arti frasa atau kalimat, namun kebablasan saat mengalihbahasakannya.

Berikut beberapa contoh beserta koreksinya.

1. Liza understood, but she did not want to, frantically searching her mind for any excuse for it to be wrong.

Saya mengartikannya

Liza mengerti, tapi tak ingin mencari alasan untuk mendebat perkataan gadis itu.

Seharusnya

Liza mengerti, tapi masih berusaha menyangkal, sebisa mungkin mencari-cari alasan untuk mendebat perkataan gadis itu.

2. Cause we’re all gonna run across things in life that we don’t like or agree with, but even as young as we are, we know that many of those things turned out to be true after we learned a few things about life.

Terjemahan

Karena dalam hidup ini banyak hal yang tidak kita sukai atau setujui, tapi kita pasti tahu bahwa ternyata kebanyakan memang benar.

Seharusnya saya tidak menghilangkan frasa yang menegaskan pernyataan tokoh tersebut, jadi terjemahannya:

Karena dalam hidup ini banyak hal yang tidak kita sukai atau setujui, tapi bahkan di usia semuda ini, kita tahu bahwa ternyata kebanyakan memang benar karena sudah banyak persoalan hidup yang kita mengerti.

3.

“But she can’t purposely beautify her voice in front of strange men.”

Terjemahan

“Tapi dia tak boleh memperindah suaranya dengan sengaja di hadapan pria asing.”

Yang ini bukan hanya terlalu lepas, tapi keliru:D

Seharusnya

“Tapi dia tak boleh melembut-lembutkan suaranya dengan sengaja di hadapan pria asing.”

Editor

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.