Tentang Penerjemahan Seri Asyiknya Menempel dan Cerita Berstiker

January 15, 2011
2 mins

“Mbak Rini masih ada waktu untuk menerjemahkan buku anak-anak, nggak?” sapa editor kalem itu di YM, suatu siang. Mata saya langsung berbinar mendengar kata ‘buku anak’ dan ‘bahasa Prancis’. Setelah berbincang-bincang sejenak, saya dikirimi materi berformat PDF melalui email.

Di sinilah saya merasakan faedah hobi ‘jelalatan’ di toko buku. Toko terdekat di wilayah kediaman kami adalah Tisera, milik grup penerbitan Tiga Serangkai. Seperti biasanya, saya kerap mengamati judul buku satu demi satu walaupun tidak selalu membeli. Saya teringat bahwa Asyiknya Menempel sudah terbit beberapa judul. Untuk memudahkan penyeragaman istilah (khususnya di cover dan cover belakang), saya membeli satu.

Proses penerjemahannya terbilang lancar, hanya memakan waktu ketika mem-print PDF karena kadang tampilan monitor menyilaukan dan hurufnya warna-warni mencorong sehingga sukar dibaca dengan jelas. Saya lupa tenggat masing-masing buku, namun alhamdulillah semua dapat dirampungkan dalam beberapa hari saja. Bukan berarti memandang enteng, sebab Seri Asyiknya Menempel bertopik (lagi-lagi) sains! Harus diakui, belajar sambil bermain memang perlu diupayakan bagi pembaca anak-anak.

Ketika buku disunting, saya kembali dihubungi editor. Ternyata penyuntingnya dua orang, satu per dua (atau tiga) buku. Dengan editor yang satu, saya mendiskusikan kalimat yang kurang jelas sehingga menambahkan keterangan lain berdasarkan referensi. Saya bubuhkan pula catatan bahwa ada gambar yang kurang pantas untuk anak-anak. Editor satunya menanyakan satu kalimat, yang tertinggal di terjemahan, melalui SMS. Syukurlah tidak perlu menjenguk kamus (ribetnya menerjemahkan Prancis adalah ketiadaan software kamus yang andal) untuk menjawabnya.

Buku-buku ini dijadwalkan terbit November tahun lalu, namun karena satu dan lain hal, termasuk pencetakan khusus disebabkan materinya yang lebih tebal (mungkin ini yang disebut board book?) maka baru terlaksana awal Januari.

Saya sendiri sangat ingin praktik karena memiliki kelemahan motorik sehingga kerap ‘bermasalah’ dalam kerajinan dan keterampilan tangan. Salut kepada Monsieur Gauthier Dosimont, yang mengkreasikan buku aktivitas ini. Seorang sahabat penulis, Mbak Indah Julianti Sibarani, menyampaikan bahwa buku ini cocok untuk putri keduanya yang waktu itu belum betah membaca dan memerlukan interaksi dengan isi buku.

Editor

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.