Selamat Datang, Piser!

March 31, 2011
2 mins

Saya lupa alamat web tempat membaca saran agar pekerja lepas menggunakan dua monitor, namun saya sudah tertarik menggunakan cara ini ketika melihat liputan studio animasi di salah satu televisi swasta. Bukan rahasia lagi bahwa bekerja yang baik untuk kesehatan mata adalah posisi monitor setinggi pandangan. Saya merasakan sekali ketika Toshi tua masih ada, dan mulai kerepotan menggunakan Cerah Duo yang layarnya sempit.

Kami pernah memakai PC dengan LCD, tapi semuanya terlihat gepeng karena melebar ke samping. Mata terasa lebih nyaman ketika menyunting dan menerjemahkan dengan Ceri (notebook Mas Agus), namun tentu saja bukan solusi sebab ia sendiri membutuhkannya untuk bekerja. Saya mulai mengeluhkan model-model sekarang yang tidak menggunakan layar tinggi dan berpikir untuk kembali ke PC saja. Setidaknya untuk mengetik.

Alhamdulillah, kemarin ‘kantor’ mungil kami kedatangan anggota baru. Namanya Piser, alias PC (Pisi) Acer. Sebenarnya yang Acer monitornya saja, dengan tinggi dan ukuran raksasa sangat bersahabat untuk mata saya yang cepat lelah. Saya harus berhati-hati agar CPU-nya yang diletakkan di bagian bawah meja tidak tertendang, dan masih sering salah mencet keyboard, tapi amat terbantu. Mengapa?

Di Cerah Duo, saya selalu men-zoom tampilan, namun masih saja ada suntingan dan terjemahan terlewat. Untuk menyunting secara umum, mengingat mata saya silindris meski masih minor, saya harus melebarkan spasinya alias menyetting spasi ganda. Belum lagi kalau naskah sumbernya softcopy (dan sering kali saya merasa lebih mudah begitu).

“Tidak kehilangan orientasi?” tanya Mas Agus pagi ini. Saya tertawa saja. Layar 17 inci ini enak sekali dipandang, dan tengok kiri-kanan bisa dianggap semacam olahraga bagi saya yang banyak duduk seharian:)

Editor

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.
PREVIOUS ARTICLE
Dedalu

2 Responses for this article

  1. nita
    on
    April 5th, 2011

    waah mantap Pisernya nih 🙂

    • Rini Nurul
      on
      April 5th, 2011

      Alhamdulillah. Terima kasih, Mbak:)