Friends With Money (2006)

January 24, 2011
2 mins

sumber: wikipedia

Setidaknya itulah yang dirasakan Olivia (Jennifer Aniston), mantan guru yang secara drastis memilih menjadi pembantu rumah tangga. ia menolak terang-terangan bantuan keuangan dari para sahabat yang prihatin akan nasibnya, namun suatu ketika nekat meminjam uang kepada Franny (Joan Cusack) dan tersinggung kala tidak mendapatkannya.

Friends with Money bercerita tentang kekariban empat perempuan di usia matang, tetapi ‘lampu sorot’ agaknya lebih terarah pada Olivia, yang paling berbeda dibandingkan ketiga sobatnya. Ia menerima kencan buta dengan Mike, pelatih pribadi Franny, yang sedari awal udah menyebalkan. Lelaki itu berkencan dengan istri orang dan kala Franny menyebut nama Olivia, yang ditanyakan adalah fisiknya. Saya tersenyum-senyum ketika mantan guru ini mendatangi outlet kosmetik satu demi satu untuk memperoleh sampel kosmetik mahal dan bermerk.

Mereka masing-masing mempunyai masalah. Christine (Catherine Keener) kerap bertengkar dengan suami dan mitranya menulis naskah untuk televisi, David. Lelaki itu begitu tak peduli pada hal-hal kecil yang sebenarnya penting. Di lain pihak, perkataannya menyangkut urusan ‘sepele’ acap melukai perasaan Christine. Wanita itu bingung karena para tetangga menjauh darinya.

Desainer sukses Jane (Frances McDormand) dihujani keresahan sejak berulang tahun ke-43. Ia berhenti mencuci rambut dan mudah menyumpah di tempat umum. Sementara itu, suaminya, Aaron, malah sering dikira gay oleh banyak orang.

Satu-satunya yang tampak ‘sempurna’ hanya Franny dan Matt. Toh, Franny yang tidak perlu bekerja kadang mempertanyakan sikap Matt yang royal atas uang warisan orangtua istrinya. Saya tidak menyukai karakter Matt yang sebentar-sebentar bertanya, “What do you do for living?” setiap kali bertemu orang baru atau kenalan yang sudah lama tidak berjumpa.

Potret krisis para wanita berusia 40-an ini mengandung banyak pembelajaran, dari berbagai contoh kecil yang disisipkan dalam cerita. Satu hal yang pasti, uang adalah masalah sensitif lagi pelik dalam hubungan suami-istri dan persahabatan.

Editor

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

4 Responses for this article

  1. on
    January 24th, 2011

    Drama yang komplet tampaknya. Cari ah… btw, sengaja gak pake skor ya mbak? ^^

    • Rini Nurul
      on
      January 24th, 2011

      Iya, Yan. Supaya leluasa:) Biar pembaca saja yang menilai, aku suka sekali atau suka ‘biasa’.

  2. on
    January 26th, 2011

    hihihi, jadi masuk daftar pencarian niy mbak, makasih reviewnya 🙂

    • Rini Nurul
      on
      January 26th, 2011

      Sami-sami, Nur. Enjoy:)