(Lomba FF) Pertolongan

December 05, 2010
49 secs

“Kalau tidak dilunasi malam ini juga, aku akan mati.”

“Memangnya siapa dirimu, sampai aku harus repot-repot membantu? Saudaraku sekarat pun, aku tidak peduli.”

Aku terdiam sejenak. “Akan kulakukan apa saja, kalau utangku bisa dibayar sekaligus.”

Mata lelaki itu bersinar. Menyerupai kilau uang emas yang dikeluarkan dari pundi-pundinya kemudian.

Sesampai di rumah, aku merebahkan diri di kasur. Dalam keremangan cahaya lampu, tampak jelas sosok transparan menyeringai di sebelahku. Rambut panjangnya legam tergerai, nyaris menutupi paras pucat yang menghadap tepat ke arahku.

Aku tak bisa beranjak. Suara lelaki kaya itu menggema, “Dia butuh teman. Bukankah kau mau melakukan apa saja untukku?”

Editor

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.