Kain di Sana, Kain di Sini, Kain di Mana-mana

June 03, 2011
44 secs

Jika bicara kain, kita tidak bisa mengidentikkannya dengan jenis kelamin tertentu. Kain adalah perangkat keseharian, yang kecil  maupun besar. Kain bukan semata pakaian yang melekat di tubuh atau berjajar dalam koleksi busana di lemari kita. Ada kain lap, kain sebagai bahan casing laptop, kain sarung, kain untuk seprai, dan masih banyak lagi.

Saya menyukai bacaan-bacaan yang bernapas lokal kental, karena itu menemukan web kainindonesia.com membuat saya berjingkrak gembira. Di sana bukan hanya mengupas trik-trik yang berguna, semisal memilih kemeja batik untuk pria (jadi ingat nih, saya berencana membeli kemeja batik lengan pendek untuk suami yang memang memerlukannya. Kasihan, dia sering kepanasan dan tidak nyaman mengenakan kemeja batik panjang). Kiat tersebut amat cocok dengan cara saya berpikir, sebab sering kali usai menghadiri undangan, kami mampir ke mal atau ke tempat lain. Membawa baju ganti sungguh tidak praktis.

kainindonesia.com

Lebih jauh saat menyimak artikelnya, saya baru tahu bahwa batik mulai mempermanis ponsel. Sungguh terobosan yang hebat di era teknologi ini. Begitu akrabnya kita dengan alat komunikasi tersebut sehingga batik bisa lebih memasyarakat lagi. Harganya pun relatif terjangkau.

Jalan-jalan di web ini amat mengasyikkan. Menambah pengetahuan, menyegarkan pandangan, dan menimbulkan ide-ide baru jika suatu saat saya berkesempatan menulis lagi:)

Rujukan: www.kainindonesia.com

Editor

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.