How are you going to die?

May 17, 2011
58 secs

Kalimat ini sebenarnya sudah lama mengganggu pemikiran saya mengenai penerjemahannya setiap kali mendengar dalam lagu, dialog film, atau sewaktu membaca. Siang ini, saya menemukannya lagi dalam terjemahan yang tengah dikerjakan. Konteksnya mengenai seorang lelaki yang sudah mengetahui kapan ia akan mati.

Saya mulai menduga-duga antara alternatif di bawah ini:

“Bagaimana kau akan mati?”

“Bagaimana kau akan caramu mati?” -> Yang ini kedengaran agak (maaf) konyol. Mati ya mati saja, nyawa terlepas dari badan.

Saya pelototi dulu kalimat berikutnya, yakni, “With a smile on my face.”

Sampailah saya pada kesimpulan bahwa terjemahan yang pas untuk kalimat How are you going to die? di sini adalah “Kau nanti mati waktu sedang apa?” (yang menanyakan ini adalah seorang anak).

Editor

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

2 Responses for this article

  1. on
    May 17th, 2011

    Bagaimana nanti kau akan mati?
    Sedang apa kalau kau mati nanti?
    (Saya juga berharap, saat mati nanti sambil tersenyum bahagia), lho…ngga nyambung ya? 😀

    • Rini Nurul
      on
      May 17th, 2011

      Sedang apa kalau kau mati nanti? Jawaban saya, sedang tidak hidup lagi, hehehe.