Demam Sebelum Buku Terjemahan/Editan Terbit

October 03, 2011
38 secs

101519667122952841. “Nama saya ejaannya benar tidak, ya?”

2. “Ada typo di cover depan/belakang tidak, ya? Please please please… jangan sampai.”

3. “Endorsement-nya ramai datau secukupnya?”

4. “Font-nya biasa, besar atau rapat-rapat?”

5. “Kertasnya koran atau HVS?”

6. “Harganya berapa, ya?” Ini penting juga karena sering ditanyakan.

7. “Mudah didapat di toko-toko buku atau hanya di tempat tertentu?”

8. “Ada yang terlewat salah ketik atau cetak tidak?”

9. “Covernya sesuai ekspektasi pembacakah?” Terutama kalau banyak yang mengharap mendekati cover asli, misalnya.

10. “Di toko, display-nya strategis tidak?”

Editor

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.

4 Responses for this article

  1. on
    October 8th, 2011

    Wah? Pertanyaannya banyak banget!
    Aku biasanya:
    1. Semoga tak ada terjemahan salah total.
    2. Semoga proofreader puas dengan hasil terjemahanku, ‘bacanya asyik banget’, ‘minim typo’, ‘nggak ada kalimat yang nggak dimengerti’.
    3. Semoga editornya puas.

    • admin rinurbad.com
      on
      October 8th, 2011

      Namanya juga demam, Nui, kalo pertanyaan cuma tiga berarti baru bersin-bersin, nggak sampai meriang, hihihi…

  2. on
    October 8th, 2011

    No. 1 emang penting bgt tuh mba…salah typo aja org dah ga percaya kita yg nerjemahin -.-”
    Yg penting juga utk aku: terjemahannya enak ga dibacanya, dan bakal laku ga bukunya 😀

    • admin rinurbad.com
      on
      October 9th, 2011

      Hehe, aku pernah mengalami salah eja nama yang lumayan jauh sih, Mbak. Padahal bukunya termasuk laris. Jadi sekarang dikit-dikit ngecek nama.