Cerita Seram Seputar Pembuat Jam, Clockwork or All Wound Up

December 13, 2010
2 mins
undefined

Judul Terjemahan: Si Pembuat Jam
Penulis: Philip Pullman
Alih bahasa: Poppy Damayanti Chusfani
Editor: Dini Pandia
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 112 halaman
Beli di: Togamas, Bandung

Karl adalah murid Herr Ringelmann, si pembuat jam (‘ring’ dalam bahasa
Jerman bermakna sama dengan ‘ring’ bahasa Inggris, sedangkan ‘mann’
berarti ‘man’). Ia tengah murung dan putus asa menghadapi hari esok,
hari yang ditunggu orang-orang di kota kecil itu untuk melihat patung
persembahannya di menara jam sebagai tradisi seorang pembuat jam yang
telah rampung menimba ilmu.

Dalam depresinya itu, Fritz si penulis menceritakan kisah terbarunya
yang menyeramkan. Mendadak ia melarikan diri saat tokoh dalam karyanya
itu, Dr. Kalmenius, masuk ke dalam kedai. Tetapi bagi Karl, si dokter
misterius yang membawa kereta luncur tersebut adalah jalan keluar bagi
kesulitannya. Ia bahkan mengabaikan segala risikonya.

Ide tentang pembuatan jam sebagai suatu seni merupakan sesuatu yang
brilian. Pullman memadukannya dengan kisah klasik pangeran dan putri,
dan suatu gebrakan berani di dunia cerita anak-anak: thriller dan
horor yang bukan sekadar bumbu, melainkan menu utama dalam novel ini.
Ketegangan sudah terasa ketika Fritz memaparkan Pangeran Otto yang
tewas di bangku sais akan tetapi jantungnya telah berubah menjadi
mesin jam. Demikian juga patung Sir Ironsoul yang bergerak mengayunkan
pedang membabi-buta hanya dengan kata ‘iblis’.

Ketamakan manusia dan pengingkaran mereka terhadap takdir Tuhan
menjerumuskannya ke dalam jurang yang sangat gelap. Itulah yang
dialami Karl yang malah ingin bunuh diri karena belum menyiapkan
patung lalu ingin menguasai Sir Ironsoul untuk meraup kekayaan, juga
Pangeran Otto yang menghendaki putranya hidup kendati harus
mengorbankan nyawa orang lain. Novel ini bertabur ilustrasi yang
menyambung bagian cerita, kadang kecil saja tapi berarti. Seperti saat
Gretl tidak sengaja mengucapkan ‘iblis’ di ruangan tempat Sir Ironsoul
berada (halaman 50).

Si Pembuat Jam adalah karya yang jenius. Apabila saya menjadi anggota
juri Smarties Prize, saya akan memberikan Gold Medal dan bukan Silver
untuk novel ini.

Editor

Ngeblog bukan "guilty pleasure". Blog-lah rumah, sedangkan jejaring sosial hanya pos ronda.